Dari Jalan Menuju Garis Finish: Sakban dan Mimpi Menuju PON

Ravi Hakeem Kusuma Rahman | 25 May, 2026 | 3 menit baca
Dari Jalan Menuju Garis Finish: Sakban dan Mimpi Menuju PON

Yogyakarta, Shoes and Care - Sakban merupakan salah satu elite runner yang sedang mencuri perhatian di dunia lari Indonesia. Berasal dari Sleman, Yogyakarta, namanya mulai dikenal luas lewat performa konsisten di berbagai ajang road race dan kehadirannya sebagai bagian dari SAC Running Team, tim lari yang dibentuk oleh dr. Tirta. Di balik pencapaian dan podium yang berhasil ia raih, ada cerita perjuangan yang tidak sederhana: tentang disiplin, kerja keras, dan mimpi besar yang terus ia kejar.

Perjalanan Sakban di dunia atletik sebenarnya terbilang cukup singkat. Ia baru mulai serius menekuni lari pada tahun 2023. Awalnya sederhana, hanya karena tertarik melihat berbagai event lari yang menawarkan hadiah kompetisi yang cukup besar. Namun, siapa sangka, rasa penasaran itu justru menjadi titik awal perubahan besar dalam hidupnya. Dari sekadar mencoba, Sakban mulai menyadari bahwa dirinya memiliki kemampuan dan daya tahan yang berbeda. Ia kemudian memutuskan untuk benar-benar serius menekuni olahraga ini. Sejak saat itu, hidupnya mulai berubah total. Hari-harinya diisi dengan latihan, recovery, dan persiapan race yang nyaris tidak pernah berhenti.

Apa yang membuat perjalanan Sakban terasa spesial bukan hanya soal hasil race, tapi bagaimana ia menjalani prosesnya. Di saat banyak orang melihat podium dan medali, ada rutinitas keras yang harus ia jalani setiap hari. Pagi hari dimulai dengan latihan intensitas tinggi: mulai dari interval, long run, hingga latihan endurance untuk menjaga performanya tetap konsisten. Setelah latihan selesai, ia tidak langsung beristirahat seperti atlet profesional pada umumnya. Pada siang hari, Sakban tetap bekerja sebagai driver Shopee Food untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Ia membagi waktunya di jalan, mengantar pesanan pelanggan sambil menjaga kondisi tubuh agar tetap fit untuk latihan berikutnya. Lalu ketika sore datang, ia kembali berlatih. Rutinitas seperti ini terus ia jalani hampir setiap hari tanpa banyak keluhan.

Konsistensi itu perlahan mulai membuahkan hasil. Sakban dikenal sebagai pelari yang hampir selalu aktif mengikuti event setiap minggunya. Mulai dari race lokal hingga kompetisi yang lebih kompetitif, ia terus hadir dan menunjukkan performa yang stabil. Tidak sedikit podium yang berhasil ia bawa pulang. Bahkan di beberapa event, namanya mulai dianggap sebagai salah satu runner yang wajib diperhitungkan. Namun bagi Sakban, podium bukan akhir dari perjalanan. Ia sadar bahwa dunia lari memiliki level yang jauh lebih tinggi, dan itu yang sedang ia kejar sekarang. Fokus utamanya saat ini adalah lolos kualifikasi PON dan membuka jalan menuju level atlet nasional. Target tersebut bukan sesuatu yang mudah, apalagi dengan latar belakang hidup yang penuh perjuangan. Tapi justru di situlah mental Sakban terbentuk.

Ia menjadi gambaran nyata bahwa atlet tidak selalu lahir dari fasilitas mewah atau jalur instan. Ada banyak mimpi besar yang tumbuh dari jalanan, dari latihan sederhana, dan dari rutinitas yang dijalani dengan penuh konsistensi. Sakban membuktikan bahwa kerja keras bisa menjadi modal paling penting untuk berkembang. Keberadaannya di SAC Running Team juga menjadi bagian penting dalam perjalanannya. Bersama tim tersebut, ia mendapat lingkungan yang mendukung perkembangan performanya sebagai atlet. Tidak hanya soal latihan, tapi juga soal mental, disiplin, dan exposure yang lebih luas di dunia lari Indonesia.

Di tengah tren olahraga lari yang semakin berkembang, sosok Sakban menjadi cerita yang mudah diterima banyak orang. Karena apa yang ia jalani terasa nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pagi berlatih mengejar mimpi, siang bekerja untuk bertahan hidup, lalu sore kembali berlari demi target yang lebih besar. Mungkin itu yang membuat perjalanan Sakban terasa inspiratif. Ia bukan hanya sedang mengejar garis finish, tapi juga sedang membangun masa depan lewat setiap langkah yang ia tempuh di lintasan lari.

 

Artikel Terkait