Mengulik Sejarah Converse Chuck Taylor!

Jakarta, Shoes and Care - Apabila kamu sering memakai dan menyukai lini produk brand Converse, pastinya kamu sudah tidak asing dengan Converse Chuck Taylor. Sneakers Converse ini awalnya adalah sebuah sepatu basket, namun seiring dengan perkembangan zaman sepatu ini juga dipakai untuk kegiatan sehari-hari. Kisah terciptanya Converse Chuck Taylor terbilang sangat unik, tidak seperti kolaborasi sepatu pada umumnya yang menggandeng atlet terkenal dan membayar sejumlah uang kepada atlet terkait. Ingin lebih tau sejarah dari Chuck Taylor itu sendiri? Simak artikel dibawah ini ya!

Converse All-Star: Debut

Converse sendiri dimulai dari kisah Mr Marquis Mills Converse yang mendirikan sebuah perusahaan sepatu bernama Converse Rubber Shoe Company pada tahun 1908 di Malden, Massachusetts. Pada awal kemunculannya untuk publik, Converse menjual segala hal yang memiliki bahan dasar karet untuk pria, wanita, dan juga anak-anak. Barang yang dijual saat itu mulai dari sepatu boots, sepatu tenis, sepatu hunting berbahan dasar kulit, bahkan sampai menjual ban mobil. Hingga pada tahun 1910, Converse sudah mampu untuk memproduksi sekitar 4000 pasang sepatu setiap harinya. Hingga beberapa waktu kemudian, akhirnya Converse berani memulai debutnya di ranah sepatu basket. 

Pada tahun 1917, Converse memperkenalkan produk unggulan mereka pertama kali dengan nama Converse All Star Trainer, atau yang lebih dikenal dengan nama Converse All Star hingga saat ini. Pada awal kemunculannya, Converse All Star memiliki warna neutral brown dengan disertai strip berwarna hitam. Converse All Star sejak awal kemunculannya memang sudah dipersiapkan sebagai sepatu basket. Model sepatu ini telah dirancang dengan sejumlah fitur untuk memberikan keunggulan bagi penggunanya. Misalnya, pada awalnya heel patch terletak di bagian dalam sepatu, bukan di bagian luar. Tujuannya untuk melindungi tulang pergelangan kaki pengguna dari cedera. Kemudian di bagian bawah kaki, Converse All Star memiliki pola motif berlian di bagian outsole yang menyempurnakan pergerakan pemain yang memakainya sehingga pemain dapat berhenti dan mengubah arah di lapangan dengan lebih cepat. 

Converse telah merajai pasar sepatu basket lebih dulu jauh sebelum adanya Air Jordan besutan brand Nike. Namun, kesuksesan Converse All Star tidak akan seperti sekarang jika brand ini tidak bekerja sama dengan Chuck Taylor. Lalu, siapakah Chuck Taylor? Mengapa perannya sangat penting bagi keberlangsungan Converse All Star?

Siapa itu Chuck Taylor?

Kembali lagi ke pernyataan di awal artikel ini, jika kamu sering memakai produk Converse pasti sudah tidak asing dengan yang namanya Chuck Taylor. Charles Hollis “Chuck” Taylor merupakan atlet basket yang sering memakai sepatu tersebut saat ia bermain basket untuk tim basket sekolahnya. Menurut Basketball Hall of Fame, beberapa tahun setelah peluncuran  Chuck Taylor mendatangi kantor Converse di Chicago dengan keluhan kaki kesakitan karena memakai sepatu tersebut untuk bermain basket. Ia kemudian menyarankan agar Converse menciptakan sneakers khusus untuk bermain basket yang memiliki tingkat stabilitas dan fleksibilitas yang lebih tinggi. Karena kecintaannya dengan sepatu Converse All Star maupun brand Converse itu sendiri, Chuck Taylor sampai melamar untuk bekerja dengan Converse sebagai salesman dan pemain basket untuk tim All Stars pada tahun 1921. Kedatangan Taylor menjadi bagian dari Converse membawa pengaruh yang besar untuk perkembangan produk Converse All Star itu sendiri. Let’s say, Taylor menyempurnakan desain sepatu All Star agar lebih fleksibel dan dilengkapi dengan logo All Star pada bagian patch berbentuk lingkaran untuk melindungi pergelangan kaki. Lahirlah sepatu Converse All Star yang memang paten digunakan untuk bermain basket.

Selain memperbaiki kualitas dari sepatu All Star, Chuck Taylor juga mengadakan coaching clinic bola basket di SMA dan perguruan tinggi di seluruh Amerika Serikat dan mengajarkan dasar-dasar permainan bola basket. Sembari mengadakan coaching clinic, Chuck Taylor juga sambil mempromosikan Converse All Stars. Setelah itu, All Star pun menjadi sepatu resmi Olimpiade dari tahun 1936 hingga 1968 dan banyak dipakai oleh pemain basket profesional. Tidak jarang pula digunakan oleh para atlet dalam Olimpiade dan tentara Amerika ketika berlatih saat Perang Dunia Kedua. Karena kepiawaian Chuck Taylor dalam mempromosikan sepatu All Star dan kontribusinya dalam mempromosikan olahraga basket, Converse menambahkan nama “Chuck Taylor” pada ankle patch sepatu All Star. 

Mempertahankan Nilai Historis

Meskipun mulai tahun 1972 Chuck Taylor All Star sudah tidak dipakai lagi untuk sepatu basket, namun para desainer dan anak-anak muda sangat menyukai All Star yang bisa dipakai tak hanya dipakai di lapangan basket,  tapi cocok dikenakan untuk kegiatan sehari-hari mulai dari pergi ke sekolah hingga jalan-jalan santai. Mengetahui hal ini, Converse akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan lebih dari satu warna dengan tambahan desain tulisan dan bahan di ujung bawah sepatu berupa lambang Converse dengan berbagai corak warna. Converse mulai mengeluarkan banyak warna untuk mengantisipasi permintaan masyarakat. Alasan lainnya, persaingan dengan brand sepatu yang lain terutama Adidas dan Nike yang pada saat itu sedang naik dengan meroketnya penjualan Stan Smith dan Air Jordan.

Converse sengaja untuk tidak menambahkan terlalu banyak perubahan karena ingin mempertahanan nilai historis ketika sepatu tersebut dipakai oleh para atlet NBA. Selain itu, suatu brand pasti akan mengalami rise and fall. Pada tahun 2000 Converse mengalami penjualan yang menurun drastis. Pada akhirnya, karena alasan finansial, Converse kemudian dijual ke Nike dengan nilai akuisisi sebesar 305 juta dollar. Desain yang selalu simple, dan enak dilihat menjadi alasan Converse All Star akan menjadi legenda dalam dunia sneakers. Meski ada berbagai modifikasi dan model yang keluar setiap tahunnya, Converse Chuck Taylor All Star yang original sepertinya akan tetap digemari semua orang.

 

Itulah sejarah dan siapa gerangan Chuck Taylor bagi sepatu Converse. Semoga bermanfaat!

Postingan terbaru